Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri Berita. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri Berita. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan

Selasa, 12 September 2017

SK Dirjen Pendis Tentang Penetapan Calon Peserta Sergur Madrasah 2017

Berikut ini adalah berkas SK Dirjen Pendis Tentang Penetapan Calon Peserta Sergur Madrasah 2017. Keputusan Dirjen Pendidikan Islam Nomor 4951 Tahun 2017 tentang Penetapan Calon Peserta Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Bagi Guru Madrasah Tahun 2017 beserta lampiran Daftar Calon Peserta Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Bagi Guru Madrasah Tahun 2017. Download file PDF.

SK Dirjen Pendis Tentang Penetapan Calon Peserta Sergur Madrasah 2017
SK Dirjen Pendis Tentang Penetapan Calon Peserta Sergur Madrasah 2017

SK Dirjen Pendis Tentang Penetapan Calon Peserta Sergur Madrasah 2017

Berikut ini kutipan teks dari isi berkas SK Dirjen Pendis Tentang Penetapan Calon Peserta Sergur Madrasah 2017:

KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PENDIDIKAN ISLAM NOMOR 4951 TAHUN 2017
TENTANG PENETAPAN CALON PESERTA SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN BAGI GURU MADRASAH
TAHUN 2017


DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
DIREKTURAT JENDERAL PENDIDIKAN ISLAM, 

Menimbang:

a. Bahwa dalam rangka peningkatan mutu dan kompetensi guru madrasah, dipandang perlu melaksanakan program sertifikasi guru dalam jabatan bagi guru madrasah Tahun 2017;

b. Bahwa dalam rangka percepatan dan efektifitas pelaksanaan program sertifikasi guru madrasah dimaksud, dipandang perlu menetapkan calon peserta sertifikasi guru dalam jabatan bagi guru madrasah Tahun 2017;

c. Bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b, perlu menetapkan Keputusan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam tentang Penetapan Calon Peserta Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Bagi Guru Madrasah Tahun 2017;

Mengingat:

  1. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4286);
  2. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4301);
  3. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 157, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4586);
  4. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 41, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 4496) sebagaimana telah diubah • dengan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2015 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 45, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5670);
  5. Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2008 tentang Pendanaan Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 91, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4864);
  6. Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 194, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4941);
  7. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 23, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5105) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2010 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 112, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5157);
  8. Peraturan Presiden Nomor 24 Tahun 2010 tentang Kedudukan, Tugas, dan Fungsi Kementerian Negara serta Susunan Organisasi, Tugas, dan Fungsi Eselon I Kementerian Negara sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Presiden Nomor 135 Tahun 2014 tentang Perubahan Ketujuh Atas Peraturan Presiden Nomor 24 Tahun 2010 tentang Kedudukan, Tugas, dan Fungsi Kementerian Negara serta Susunan Organisasi, Tugas, dan Fungsi Eselon I Kementerian Negara {Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 273);
  9. Peraturan Presiden Nomor 7 Tahun 2015 tentang Organisasi Kementerian Negara {Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 8);
  10. Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2015 tentang Kementerian Agama (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 168);
  11. Peraturan Presiden Nomor 97 Tahun 2016 tentang Rincian Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2017 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 253);
  12. Peraturan Menteri Agama Nomor 10 Tahun 2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Agama (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 592) sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Menteri Agama Nomor 16 Tahun 2014 tentang Perubahan Keempat Atas Peraturan Menteri Agama Nomor 10 Tahun 2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Agama (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 348);
  13. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 190/PMK.05/2012 tentang Tata Cara Pembayaran Dalam Rangka Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 1191);
  14. Peraturan Menteri Agama Nomor 13 Tahun 2012 tentang Organisasi dan Tata Kerja Instansi Vertikal Kementerian Agama (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 851);
  15. Peraturan Menteri Agama Nomor 90 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Madrasah (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2013 Nomor 1382) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Agama Nomor 66 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Menteri Agama Nomor 90 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Madrasah (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 2101);
  16. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 228/PMK.05/2016 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 254/PMK.05/2015 tentang Belanja Bantuan Sosial pada Kementerian Negara/Lembaga (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 2147);
  17. Peraturan Menteri Agama Nomor 42 Tahun 2016 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Agama (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 1495);
  18. Keputusan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Nomor 101/M/KPT/2017 tentang Penetapan Perguruan Tinggi Penyelenggara Sertifikasi bagi Guru Agama Dalam Jabatan Melalui Pendidikan dan Latihan Profesi Guru;
  19. Keputusan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Nomor 192/M/KPT/2017 tentang Perguruan Tinggi Penyelenggara Sertifikasi Guru bagi Guru Dalam Jabatan Melalui Pendidikan dan Latihan Profesi Guru.
  20. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik indonesia nomor 29 tahun 2016 tentang sertifikasi bagi guru yang diangkat sebelum tahun 2016.

MEMUTUSKAN:
KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PENDIDIKAN ISLAM TENTANG PENETAPAN CALON PESERTA SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN BAGI GURU MADRASAH TAHUN 2017

Menetapkan:

KESATU:
Menetapkan nama-nama calon peserta sertifikasi guru dalam jabatan bagi guru madrasah tahun 2017 sebagaimana terrcantum dalam lampiran keputusan ini melalui Pola Pendidikan Dan Latihan Profesi Guru;

KEDUA:
Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

Ditetapkan di : Jakarta
Pada tanggal : 11 September 2017

An DIREKTUR JENDERAL PENDIDIKAN ISLAM, DIREKTUR GURU DAN TENAGA KEPENDIDIKAN MADRASAH
SUYITNO

    Download SK Dirjen Pendis Tentang Penetapan Calon Peserta Sergur Madrasah 2017

    Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas Keputusan Dirjen Pendidikan Islam Nomor 4951 Tahun 2017 tentang Penetapan Calon Peserta Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Bagi Guru Madrasah Tahun 2017 beserta lampiran Daftar Calon Peserta Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Bagi Guru Madrasah Tahun 2017 ini silahkan lihat dan unduh pada link di bawah ini:



    Download File:
    SK Penetapan Peserta Sertifikasi PLPG Madrasah 2017.pdf
    Sumber: http://pendis.kemenag.go.id

    Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai keterangan berkas dan share file Keputusan Dirjen Pendidikan Islam Nomor 4951 Tahun 2017 tentang Penetapan Calon Peserta Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Bagi Guru Madrasah Tahun 2017 beserta lampiran Daftar Calon Peserta Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Bagi Guru Madrasah Tahun 2017. Semoga bisa bermanfaat.

    Lihat juga beberapa informasi dan berkas lainnya di bawah ini.


    Minggu, 13 Agustus 2017

    Petunjuk Teknis Dana Alokasi Khusus Permendikbud Nomor 25 Tahun 2017

    Berikut ini adalah berkas Petunjuk Teknis Dana Alokasi Khusus Permendikbud Nomor 25 Tahun 2017. Permendikbud Nomor 25 Tahun 2017 Tentang Perubahan Atas Permendikbud Nomor 9 Tahun 2017 Tentang Petunjuk Teknis Operasional Dana Alokasi Khusus Fisik Bidang Pendidikan. Disertakan juga di dalamnya Petunjuk Teknis Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Penugasan SMK. Download file format PDF.
    Petunjuk Teknis Dana Alokasi Khusus Permendikbud Nomor 25 Tahun 2017
    Petunjuk Teknis Dana Alokasi Khusus Permendikbud Nomor 25 Tahun 2017

    Petunjuk Teknis Dana Alokasi Khusus Permendikbud Nomor 25 Tahun 2017

    Berikut ini kutipan teks dari isi berkas Permendikbud Nomor 25 Tahun 2017 Tentang Perubahan Atas Permendikbud Nomor 9 Tahun 2017 Tentang Petunjuk Teknis Operasional Dana Alokasi Khusus Fisik Bidang Pendidikan:

    PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA
    NOMOR 25 TAHUN 2017
    TENTANG PERUBAHAN ATAS
    PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN NOMOR 9 TAHUN 2017 TENTANG PETUNJUK OPERASIONAL DANA ALOKASI KHUSUS FISIK BIDANG PENDIDIKAN

    DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
    MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA,

    Menimbang:
    a. bahwa dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 9 Tahun 2017 tentang Petunjuk Operasional Dana Alokasi Khusus Fisik Bidang Pendidikan masih terdapat kekurangan dan belum dapat menampung perkembangan kebutuhan masyarakat terkait dengan pelaksanaan dana alokasi khusus fisik bidang pendidikan, sehingga perlu diubah;

    b. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, perlu menetapkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 9 Tahun 2017 tentang Petunjuk Operasional Dana Alokasi Khusus Fisik Bidang Pendidikan; 

    Mengingat:
    1. Undang-Undang 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 44286);
    2. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4301);
    3. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 126, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4438);
    4. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587) sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Undang- Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 58, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5679);
    5. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 41, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 4496) sebagaimana telah beberapa kali diubah, terakhir dengan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 45, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5670);
    6. Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2008 tentang Pendanaan Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 91, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4864);
    7. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 23, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5105) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2010 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 112, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5157);
    8. Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Presiden Nomor 4 Tahun 2015 tentang Perubahan Keempat atas Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 5);
    9. Peraturan Presiden Nomor 84 Tahun 2012 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Dalam Rangka Percepatan Pembangunan Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 198);
    10. Peraturan Presiden Nomor 123 Tahun 2016 tentang Petunjuk Teknis Dana Alokasi Khusus Fisik (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 364);
    11. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 50/PMK.07/2017 tentang Pengelolaan Transfer Ke Daerah dan Dana Desa (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 537);
    12. Peraturan Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Nomor 1 Tahun 2015 tentang E-Tendering (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor Nomor 157); 
    13. Peraturan Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Nomor 14 Tahun 2015 tentang E-Purchasing (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 758);

    MEMUTUSKAN:

    Menetapkan: PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN NOMOR 9 TAHUN 2017 TENTANG PETUNJUK OPERASIONAL DANA ALOKASI KHUSUS BIDANG PENDIDIKAN

    Pasal I
    Beberapa ketentuan dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 9 Tahun 2017 tentang Petunjuk Operasional Dana Alokasi Khusus Fisik Bidang Pendidikan (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 467) diubah sebagai berikut:

    1. Ketentuan Pasal 1 diubah, sehingga berbunyi sebagai berikut:

    Pasal 1
    Dalam Peraturan Menteri ini yang dimaksud dengan:
    1. Dana Alokasi Khusus Bidang Pendidikan yang selanjutnya disebut DAK Fisik Bidang Pendidikan adalah dana yang bersumber dari pendapatan APBN yang dialokasikan kepada daerah tertentu dengan tujuan untuk mendanai kebutuhan sarana dan/atau prasarana bidang pendidikan yang merupakan urusan Daerah.

    2. Sekolah Dasar yang selanjutnya disingkat SD adalah salah satu bentuk satuan pendidikan formal yang menyelenggarakan pendidikan umum pada jenjang pendidikan dasar. 

    3. Sekolah Menengah Pertama yang selanjutnya disingkat SMP adalah salah satu bentuk satuan pendidikan formal yang menyelenggarakan pendidikan umum pada jenjang pendidikan dasar sebagai lanjutan dari Sekolah Dasar, Madrasah Ibtidaiyah atau bentuk lain yang sederajat atau lanjutan dari hasil belajar yang diakui sama atau setara Sekolah Dasar atau Madrasah Ibtidaiyah.

    4. Sekolah Menengah Atas yang selanjutnya disingkat SMA adalah salah satu bentuk satuan pendidikan formal yang menyelenggarakan pendidikan umum pada jenjang pendidikan menengah sebagai lanjutan dari Sekolah Menengah Pertama, Madrasah Tsanawiyah, atau bentuk lain yang sederajat atau lanjutan dari hasil belajar yang diakui sama/setara Sekolah Menengah Pertama atau Madrasah Tsanawiyah.

    5. Sekolah Menengah Kejuruan yang selanjutnya disingkat SMK adalah salah satu bentuk satuan pendidikan formal yang menyelenggarakan pendidikan kejuruan pada jenjang pendidikan menengah sebagai lanjutan dari Sekolah Menengah Pertama, Madrasah Tsanawiyah, atau bentuk lain yang sederajat atau lanjutan dari hasil belajar yang diakui sama atau setara Sekolah Menengah Pertama dan Madrasah Tsanawiyah.

    6. Sarana adalah perlengkapan pembelajaran yang dapat dipindah.

    7. Prasarana adalah fasilitas dasar untuk menjalankan fungsi sekolah.

    8. Standar Sarana dan Prasarana adalah standar nasional pendidikan yang berkaitan dengan kriteria minimal tentang ruang belajar, tempat berolahraga, tempat beribadah, perpustakaan, laboratorium, bengkel kerja, tempat bermain, tempat berkreasi dan berekreasi, serta sumber belajar lain, yang diperlukan untuk menunjang proses pembelajaran, termasuk penggunaan teknologi informasi dan komunikasi.

    9. Peningkatan Sarana dan Prasarana Pendidikan adalah upaya pemenuhan sarana dan prasarana pendidikan yang belum mencapai standar sarana dan prasarana pendidikan untuk memenuhi standar sarana dan prasarana pendidikan.

    10. Koleksi Perpustakaan adalah semua informasi dalam bentuk karya tulis, karya cetak, dan/atau karya rekam dalam berbagai media yang mempunyai nilai pendidikan, yang dihimpun, diolah, dan dilayankan.

    11. Buku Pengayaan adalah buku yang memuat materi yang dapat memperkaya buku teks pendidikan dasar, menengah dan perguruan tinggi.

    12. Buku Referensi adalah buku yang isi dan penyajiannya dapat digunakan untuk memperoleh informasi tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan budaya secara dalam dan luas.

    13. Buku Panduan Pendidik adalah buku yang memuat prinsip, prosedur, deskripsi materi pokok, dan model pembelajaran untuk digunakan oleh para pendidik.

    14. Teknologi Informasi dan Komunikasi yang selanjutnya disingkat TIK adalah satuan perangkat keras dan lunak yang berkaitan dengan akses dan pengelolaan informasi dan komunikasi.

    15. Peralatan Pendidikan adalah sarana yang secara langsung digunakan untuk pembelajaran.

    16. Media pendidikan adalah peralatan pendidikan yang digunakan untuk membantu komunikasi dalam pembelajaran.

    17. Perabot adalah sarana pengisi ruang.

    18. Kerusakan Bangunan adalah tidak berfungsinya bangunan atau komponen bangunan akibat penyusutan/berakhirnya umur bangunan, atau akibat ulah manusia atau perilaku alam seperti beban fungsi yang berlebih, kebakaran, gempa bumi, atau sebab lain yang sejenis. 

    19. Rusak Sedang adalah kerusakan pada sebagian komponen non struktural, dan atau komponen struktural seperti struktur atap, lantai, dan sejenisnya, dengan tingkat kerusakan lebih dari 30% (tiga puluh persen) sampai dengan 45% (empat puluh lima persen).

    20. Rusak Berat adalah kerusakan pada sebagian besar komponen bangunan, baik struktural maupun non- struktural yang apabila setelah diperbaiki masih dapat berfungsi dengan baik sebagaimana mestinya, dengan tingkat kerusakan lebih besar dari 45% (empat puluh lima persen) sampai dengan 65% (enam puluh lima persen).

    21. Ruang Belajar adalah ruang untuk pembelajaran teori dan praktik yang meliputi ruang kelas dan ruang belajar lainnya.

    22. Ruang Kelas baru adalah ruang untuk pembelajaran teori dan praktik yang tidak memerlukan peralatan khusus dan baru dibangun di atas lahan kosong.

    23. Ruang Laboratorium adalah ruang untuk pembelajaran secara praktik yang memerlukan peralatan khusus.

    24. Ruang Perpustakaan adalah ruang untuk menyimpan dan memperoleh informasi dari berbagai jenis bahan pustaka.

    25. Ruang Guru adalah ruang untuk guru bekerja di luar kelas, beristirahat, dan menerima tamu.

    26. Jamban adalah ruang untuk buang air besar dan/atau kecil.

    27. Daerah Terdepan, Terluar atau Tertinggal yang selanjutnya disingkat Daerah 3T adalah daerah khusus berdasarkan ketentuan peraturan perundang- undangan.

    28. Pemantauan adalah kegiatan pemantauan perkembangan pelaksanaan rencana kegiatan, mengidentifikasi serta mengantisipasi permasalahan yang timbul dan atau akan timbul untuk dapat diambil tindakan sedini mungkin.

    29. Evaluasi adalah rangkaian kegiatan membandingkan realisasi masukan (input), keluaran (output) dan hasil (outcome) terhadap rencana dan standar yang telah ditetapkan.

    30. Laporan adalah penyajian data dan informasi suatu kegiatan yang telah, sedang atau akan dilaksanakan sebagai indikator pelaksanaan kegiatan sesuai yang direncanakan.

    31. Komite Sekolah adalah lembaga mandiri yang beranggotakan orang tua/wali peserta didik, komunitas sekolah, serta tokoh masyarakat yang peduli pendidikan.

    32. E-tendering adalah tata cara pemilihan Penyedia Barang/Jasa yang dilakukan secara terbuka dan dapat diikuti oleh semua Penyedia Barang/Jasa yang terdaftar pada sistem pengadaan secara elektronik dengan cara menyampaikan 1 (satu) kali penawaran dalam waktu yang telah ditentukan.

    33. E-purchasing adalah tata cara pembelian Barang/Jasa melalui sistem katalog elektronik.

    34. Katalog Elektronik (e-catalogue) adalah sistem informasi elektronik yang memuat daftar, jenis, spesifikasi teknis dan harga barang tertentu dari berbagai Penyedia Barang/Jasa Pemerintah.

    35. Pemerintah Daerah adalah pemerintah daerah provinsi, pemerintah daerah kabupaten/ pemerintah daerah kota.

    36. Ruang Praktik Siswa adalah ruang untuk melaksanakan pembelajaran praktik kejuruan, perakitan, perawatan dan perbaikan peralatan yang memerlukan peralatan khusus, diantaranya meliputi: bengkel, workshop, studio, demplot, kandang, bangsal dan ruang praktik sejenis. 

    2. Ketentuan Pasal 5 dihapus.

    3. Mengubah Lampiran II, Lampiran V, Lampiran VI, Lampiran VII, dan Lampiran VIII sehingga menjadi Lampiran sebagaimana tercantum dalam Lampiran II, Lampiran V, Lampiran VI, Lampiran VII, dan Lampiran VIII yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri ini.

    Pasal II
    Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan. 

    Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Menteri ini dengan penempatannya dalam Berita Negara Republik Indonesia.

    Ditetapkan di Jakarta
    pada tanggal 21 Juli 2017

    MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA,
    TTD.
    MUHADJIR EFFENDY

      Download Permendikbud Nomor 25 Tahun 2017 Tentang Perubahan Atas Permendikbud Nomor 9 Tahun 2017 Tentang Petunjuk Teknis Operasional Dana Alokasi Khusus Fisik Bidang Pendidikan

      Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas Permendikbud Nomor 25 Tahun 2017 Tentang Perubahan Atas Permendikbud Nomor 9 Tahun 2017 Tentang Petunjuk Teknis Operasional Dana Alokasi Khusus Fisik Bidang Pendidikan ini silahkan lihat dan unduh pada link di bawah ini:



      Download File:
      Petunjuk Teknis Dana Alokasi Khusus Permendikbud Nomor 25 Tahun 2017.pdf

      Sumber: http://psmk.kemdikbud.go.id

      Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai keterangan berkas dan share file Permendikbud Nomor 25 Tahun 2017 Tentang Perubahan Atas Permendikbud Nomor 9 Tahun 2017 Tentang Petunjuk Teknis Operasional Dana Alokasi Khusus Fisik Bidang Pendidikan. Semoga bisa bermanfaat.

      Lihat juga beberapa informasi dan berkas lainnya terkait dengan DAK (Dana Alokasi Khusus) Pendidikan di bawah ini.


      Minggu, 10 Desember 2017

      PENGEMIS ZAMAN NOW INI VIRAL, LIHAT BENDA YANG DIPEGANG WANITA INI ! BIKIN GELENG-GELENG KEPALA

      Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabbarakatuh

      Selamat pagi

      Mendikbudku.com - Banyak pengemis yang sebenarnya masih mampu bekerja.

      Tetapi pengemis itu lebih memilih meminta-minta kepada orang lain.

      Yang bikin geleng-geleng kepala, kadang mereka memiliki barang berharga.

      Pengemis Zaman Now Ini Viral, Lihat Benda yang Dipegang Wanita Ini! Bikin Geleng-geleng Kepala
      Gambar Ilustrasi

      Padahal seharusnya barang itu sulit dimiliki orang yang ekonominya sulit.

      Di antaranya adalah wanita yang disebut-sebut sebagai pengemis di Situbondo, Jawa Timur ini.

      Wanita itu terlihat duduk di emperan toko dengan pakaian lusuh.

      Namun, wanita itu asyik bermain ponsel layar sentuh.

      Kabar itu terungkap dari postingan akun Facebook Mia Rezietha yang diunggah pada Kamis (7/12/2017).

      Mia tak menjelaskan banyak soal identitas perempuan itu.

      Saat berita ini ditulis, Minggu (10/12/2017), upaya konfirmasi yang dilakukan TribunJogja.com juga belum berhasil.

      “Pengemis Jaman Now

      Kayaknya itu judul yang pas buat postingan ini.

      Lokasi: Situbondo, sekitaran terminal

      Kalau jaman dulu (waktu q masih kecil), pengemis itu bener2 orang yg g mampu utk bekerja lagi, entah itu udah tua atau disabilitas. Dan kuantitasnya sangat sedikit.

      Kebalikannya, jaman now, gampang banget nemuin peminta-minta. Bahkan yg badannya masih seger buger, masih muda, dan masih kuat bekerja, malah memilih buat jadi pengemis.

      Ada ceramah yg pernah q denger, "gak usah dipikirin siapa yg meminta. Ketika ia meminta kepadamu, dan kau punya, maka berikan"

      Tapi kalau kayak gini, tiap peminta2 (yg masih mampu bekerja) dikasih uang, lama2 orang akan malas utk bekerja.

      Apalagi kalau kena generasi micin, bisa2 mereka lebih memilih pekerjaan sebagai pengemis dibanding cari kerja yg lebih layak dan pantas.

      Bahkan kalau warga Malang, coba deh tiap hari jumat ke masjid sabililah belimbing, disitu ada 1 keluarga yg jadi pengemis. Mereka bawa anak2 mereka dan diajari jadi pengemis.

      Q pernah sekali liat, salah satu dari mereka turun dari angkot, kemudian mengganti pakaian layak mereka jadi pakaian untuk mengemis, dan bergabung dgn para pengemis lainnya.

      Jadi, menurutku, lebih baik bersedekah di masjid / lembaga sedekah lainnya.. Biar lebih tepat pemanfaatannya,” tulis Mia di akun Facebooknya.

      Simak videonya di bawah ini:

      Video yang dibagikan Mia menuai komentar beragam dari warganet.

      Ada netizen yang terheran-heran.

      Tetapi ada pula yang sudah biasa.

      Berikut ini beberapa komentar netizen:

      Nurprawita Ratni : Sekarang pengemis sudah jadi profesi, kita harus cerdas dalam bersedekah, jika ada lebih baik berikan pada tetangga yg miskin tapi tak mau meminta, jika nilai uangnya sedikit bisa dirupakan jajanan.

      Silviana Dewi : Itu baru android...suamiq pernah liat ada pengemis yg di antar jemput pkek mobil avanza...
      Gk di kasi liat wajah e kasihan...di kasi kenyataane Bikess..hahahhaa.

      Roni Agus Irawan : Aq jg pernah, ada pengemis ibu-ibu STW minta-minta didepan rumah beberapa saat kemudian aq buka pintu mw ngasik uang 2rb,nah uang blum sempat aq kasikkan eh hp dri dlm tas sipengemis bunyi parahnya dg santai sipengemis tsb video call didepan rmhq  dan aq perhatikan hrg hp nya diats 1jt, akhirnya uang 2rb aq msukkan lg kedalam saku sambil tutup pintu smbil komat kamit hihihi..

      Hendra Prasetyo : Udah sering liat pengemis tersebut.

      Suyit Sayyit : Siapa pun dua bila ada orang meminta ada satu kalo mau beri nya beri TK USA rame apalagi mengusir udah TK memberi memaki kalo Anda ihlas Insa ALLOH..ALLOH AKAN MEMBALAS,,,tetapi bila si pengemis menipu tapi Anda ikhlas itu URUSAN ALLOH sudahlah jgn dipermasalakan.

      Berita ini sudah dimuat di Tribunjogja.com dengan judul Heboh, Pengemis Zaman Sekarang, Duduk di Emperan Sambil Bermain HP Layar Sentuh

      Sumber : tribunnews.com

      Demikian berita terkini yang dapat mendikbudku.com sampaikan, silakan dishare.

      Kamis, 07 Desember 2017

      TRAGIS ! AKIBAT SELFIE ANTI MAINSTREAM REMAJA INI MATI KONYOL, TAK TERDUGA BEGINI REAKSI NETIZEN

      Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabbarakatuh

      Salam Sejahtera

      Mendikbudku.com - Empat remaja nekat berswafoto di dekat rel saat kereta api melaju cepat, akibatnya seorang remaja dikabarkan meninggal.

      Berita ini dilaporkan akun Instagram @ndorobeii yang mengunggah hasil foto empat remaja tersebut, berdasarkan informasi dari Daerah Operasi VI Yogyakarta.

      Tragis! Akibat Selfie Anti Mainstream Remaja Ini Mati Konyol, Bukannya Kasian Malah Dihujat Netizen
      Gambar Ilustrasi

      "Cari sensasi selfie berujung maut," caption yang dituliskannya, Kamis (7/12/2017).
      Dari kejadian tersebut, remaja berhijab coklat yang dikabarkan meninggal dunia karena terserempet Kereta Api Bengawan yang melaju dengan kecepatan tinggi yang sedang melintas.

      Info dari Daop 6 Yogyakarta : terutama untuk adik-adik (dan orang tua yang kagungan putra/i remaja) agar memperhatikan situasi dan kondisi tempat untuk selfi. Barusaja seorang anak meninggal (berjilbab coklat) terserempet KA Bengawan karena berselfi di dekat jalur kereta dan ada kereta dengan kecepatan tinggi yang sedang melintas. Terlalu dekat dengan jalur kereta adalah spot berbahaya....." caption lanjutnya.

      Postingan Ndorobeii

      Ada netizen yang mengungkapkan jika kejadian tersebut terjadi di daerah Purworejo.

      "TKP bukan jogja..tp purworejo..masih daop 6 jogja," tulis @catursusanto4535.

      Namun juga banyak netizen yang malah menghujat perbuatan selfie anti mainstream tersebut.

      Netizen mengungkapkan jika remaja-remaja tersebut berbuat bodoh hingga mengancam nyawa hanya untuk mencari sensasi.

      Baca: Terperangkap di Tangki Tinta, Pekerja Pabrik Tewas Saat Bertugas

      Beberapa netizen juga mengungkapkan kekesalannya dengan sindiran pedas.

      Berikut ini komentarnya.

      @sofyan_isinan: Mati, di buat srndiri ya syukur lah. Bloon di buat buat gak kasian apa sama emak lo tol*l.

      @ranggadewaaaa: Betapa tol*lnya mereka

      @tati_hong: Ngawur (emoji) foto kok nantangin maut.

      @opickzniper: Inalillahi wainailaihirojiun meninggal lagi orang bodoh....

      @albert_yes: Otak2 jaman abg skrg ini kaya mana cara berfikir nya.

      @shintathataa: Kl mati konyol gini itungannya mati ga sengaja atau bunuh diri ya (emoji) kan dia sndiri yg nekat udh tau bahaya.

      @krnia_ahmad: Mati sia sia itu nmnya..

      Baca: Viral Surat Edaran untuk Warga Non-Muslim di Desa Rajeg, Kapolres Kumpulkan Pengurus Desa

      @tomopatlapan: Terlalu deket, harusnya pas di rel nya :v

      @eccanurwulansari: ini bosan hidup apa gmna sih.

      @siskahutasoit: Yg kaya gini diviralin aja bagus.. biar ade2 yg mau ikut2an g*blok jadi sadar..

      @akfara19: Selfie membawa maut, jangan di tiru.

      @wsatyas25: Ini mau ngatain tapi ya kasian.

      Ada juga netizen yang mengungkapkan jika remaja yang terjatuh karena terbawa laju kereta api tidak meninggal dunia.

      "Menurut info belum meninggal ndroos....," tulis akun dengan nama @opickzniper.

      Hingga berita ini dipublikasikan belum ada kabar detail terkait tragedi ini. 

      Sumber : tribunnews.com

      Demikian berita terkini yang dapat mendikbudku.com sampaikan, silakan dishare.

      Selasa, 14 November 2017

      Sekolah Jangan Memaksakan UNBK

      Berikut ini adalah informasi seputar UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer) yaitu berita dari laman resmi Kemdikbud mengenai Sekolah Jangan Memaksakan UNBK. Berita kami kutip tanggal 14 November 2017. Inilah informasi selengkapnya.

      UNBK 2018
      UNBK 2018

      Sekolah Jangan Memaksakan UNBK

      Berikut ini kutipan teks dari isi berita mengenai Sekolah Jangan Memaksakan UNBK:

      Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) sudah terbukti lebih baik hasilnya dibanding Ujian Nasional Berbasis Kertas dan Pensil (UNKP). Namun ada beberapa syarat yang harus dipenuhi sekolah dalam menyelenggarakan ujian tersebut. Untuk itu sekolah tidak perlu memaksakan UNBK apabila belum siap.

      Hal tersebut dikatakan oleh Direktur Pembinaan Keaksaraan dan Kesetaraan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (PAUD Dikmas), Abdul Kahar saat mendampingi  Tim Kunjungan Kerja Komisi X DPR RI pada pertemuan dengan jajaran Pemerintah Provinsi Banten di Serang, Senin (13/11).

      Sebelumnya Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Banten, Engkos Kosasih, mengatakan banyak sekolah di Banten mengalami kendala dalam menyelenggarakan UNBK, antara lain kurangnya SDM, gedung, listrik, jaringan internet yang belum merata serta minimnya peralatan. Untuk itu pihaknya mengharapkan bantuan dari Pemerintah Pusat.

      Engkos merinci, ada 980 dari 1.335 SD dan 81 dari 632 SMK yang belum melaksanakan UNBK, sedangkan di SMA hanya 8 yang masih menerapkan UNKP.

      Sementara itu, Wakil Ketua Komisi X yang memimpin rombongan, Ferdiansyah  mengatakan, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) juga bisa dipakai untuk melaksanakan UNBK. Selama ini, menurut Ferdiansyah, UNBK pendidikan non-formal dilaksanakan di SMK yang akibatnya dapat membebani kegiatan di SMK maupun di PKBM.

      Pada kesempatan itu Gubernur Provinsi Banten, Wahidin Halim, mengatakan rata-rata lama belajar di Banten adalah 8,37%, angka partisipasi murni (APM) tingkat pendidikan menengah 57%  dan indeks pembangunan manusia  (IPM) 70,96.  Untuk itu, Pemerintah provinsi Banten akan berusaha mengejar ketertinggalan di bidang pendidikan agar sejajar dengan provinsi lain.

      Kunjungan kerja Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat ke provinsi Banten adalah dalam rangka reses Masa Persidangan I Tahun Sidang 2017-2018. Terkait pendidikan, tim melakukan pertemuan dengan Pemerintah Provinsi Banten, Pemerintah Kabupaten Tangerang serta peninjauan ke sekolah-sekolah serta PKBM di kabupaten Tangerang. (Hendri Pasaribu).

      Sumber: https://www.kemdikbud.go.id

      Demikian yang bisa kami sampaikan informasi dari Kemdikbud mengenai Sekolah Jangan Memaksakan UNBK. Semoga bisa bermanfaat.

      Lihat juga beberapa informasi dan berkas lainnya di bawah ini.


      Jumat, 06 Oktober 2017

      Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2018

      Berikut ini adalah informasi mengenai Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2018 sesuai Surat Keputusan Bersama Nomor 707 Tahun 2017, Nomor 256 Tahun 2017, Nomor: 01/Skb/Menpan-Rb/09/2017. Berita ini kami kutip dari laman resmi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi pada tanggal 6 Oktober 2017. Inilah berita selengkapnya.

      Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2018
      Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2018

      Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2018

      Berikut ini kutipan teks dari isi berita mengenai Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2018:

      Pemerintah melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) yang ditandatangani oleh 3 Menteri telah menetapkan hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2018 sebanyak 21 hari. Keputusan bersama yang ditandatangani oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, dan Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri.

      Surat Keputusan Bersama Nomor 707 Tahun 2017, Nomor 256 Tahun 2017, Nomor:01/Skb/Menpan-Rb/09/2017 yang ditetapkan pada tanggal 22 September 2017 tersebut mengatur tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2018. Untuk hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2018 sebanyak 21 hari yang terdiri dari 16 hari untuk libur nasional tahun 2018, dan 5 hari untuk cuti bersama.

      SKB tersebut dikeluarkan dalam rangka efisiensi dan efektivitas hari kerja serta memberi pedoman bagi instansi pemerintah dan swasta dalam melaksanakan hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2018.

      Dalam surat keputusan bersama tersebut juga mengatur unit kerja yang memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat baik ditingkat pusat ataupun daerah, seperti rumah sakit, pemadam kebakaran, keamanan dan ketertiban, perbankan, perhubungan, dan lainnya untuk mengatur penugasan pegawai atau karyawan pada hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2018. Hal tersebut dimaksudkan agar penyelenggara pelayanan publik tetap beroperasi melayani masyarakat, meskipun hari libur nasional. (byu/HUMAS MENPANRB)

      Rincian Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2018:

      TANGGALHARIKETERANGAN
      1 JanuariSeninTahun Baru 2018 Masehi
      16 FebruariJumátTahun Baru Imlek 2569 Kongzili
      17 MaretSabtuHari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1940
      30 MaretJum’atWafat Isa Al Masih
      14 AprilSabtuIsra Mikraj Nabi Muhammad SAW
      1 MeiSelasaHari Buruh Internasional
      10 MeiKamisKenaikan Isa Al Masih
      29 MeiSelasaHari Raya Waisak 2562
      1 JuniJumátHari Lahir Pancasila
      15-16 JuniJumát-SabtuHari Raya Idul Fitri 1439 Hijriyah
      17 AgustusJumátHari Kemerdekaan Republik Indonesia
      22 AgustusRabuHari Raya Idul Adha 1439 Hijriyah
      11 SeptemberSelasaTahun Baru Islam 1440 Hijriyah
      20 NovemberSelasaMaulid Nabi Muhammad SAW
      25 DesemberSelasaHari Raya Natal



      Cuti Bersama

      13,
      14,
      18, dan
      19 Juni
      Rabu, Kamis, Senin SelasaHari Raya Idul Fitri 1439 Hijriyah
      24 DesemberSeninHari Raya Natal

      Sumber: https://www.menpan.go.id

      Demikian yang bisa kami sampaikan informasi mengenai Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2018. Semoga bisa bermanfaat.

      Lihat juga beberapa informasi dan berkas lainnya di bawah ini.


      Minggu, 24 September 2017

      BERITA KEMENDIKBUD (PENDIDIKAN)



      Bapak/Ibu guru untuk mendapatkan informasi terbaru tentang Pendidikan.
      Ayo kita ikuti uptade berita-berita Kemendikbud melalui Twiiter Resmi
      Kemendikbud. Melalui Twiiter Kemendikbud kita akan mendapat informasi tentang
      program atau kegiatan kementerian pendidikan dan kebudayaaan, kebijakan
      kemendikbud,  info tentang lomba-lomba,
      peraturan terbaru, dan berbagai informasi menarik lainnya.


      Jumat, 08 Desember 2017

      SURAT CINTA 'KIDS JAMAN NOW' INI ROMANTIS TAPI BIKIN GAKAK. LIHAT ISI SURATNYA DAN HADIAHNYA

      Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabbarakatuh

      Selamat Malam

      Mendikbudku.com - Sebuah gambar yang menunjukan selembar surat cinta beredar di media sosial.

      Setiap orang tentu pernah jatuh cinta.

      Rasa ini kemudian tumbuh dan menyiksa di dalam dada.

      Menyiksa lantaran rasa tersebut tak kunjung diungkapkan.

      Surat Cinta 'Kids Jaman Now' Ini Romantis Tapi Bikin Ngakak. Lihat Isi Suratnya dan Hadiahnya
      Gambar Ilustrasi

      Bagi sebagian orang mengungkapkan perasaan kepada sosok yang dicintainya menjadi satu hal paling sulit.

      Padahal banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengungkapkan perasaan.

      Cara yang paling baik sih menyatakan langsung di depan doi.

      Tetapi bagi tak punya banyak nyali, hal ini tentu sulit.

      Tetap tenang karena masih ada medium surat untuk bisa ungkapkan perasaan.

      Hanya saja perlu modal tulisan bagus untuk sukses pakai cara yang satu ini.

      Sepertinya hal ini juga yang tak dipahami seorang bocah yang belakangan surat cintanya beredar di media sosial.

      Surat cinta yang ditulis seorang bocah ini cukup unik.

      Tak cukup ungkapan saja bocah ini juga menulis siapa saja sahabatnya, hobi, dan makanan kesukannya.

      Bocah ini juga punya pilihan menarik untuk doi ketika ingin menerima atau menolaknya.

      "Nama: Beri T.A. 735

      Sahabat: Sabian, Fatih, Fikri, Novri, Aniza

      Hobi: Main bola kassti

      Kesukaan buah: Jeruk, salak, apel

      Surat: Assallamu'alaikum Hesti

      Saya beri maksud saya ingirim jam tangan aku nembak kamu.

      Kamu suka gak sama aku kalau suka diterima kalau ngak kasih sama teman yang ingirim"

      (Maksudnya bocah ini: Saya beri kamu surat dan jam tangan ini untuk menembak kamu.

      Kamu suka tidak sama aku? Kalau suka diterima jika tidak kasih ke temanku yang ngasih surat ini)

      Bocah ini menutup surat dengan salam dan tanda mengetahui seperti surat formal pada umumnya.

      Surat ini diberikan dengan melampirkan sebuah jam tangan.

      Sejak diunggah oleh akun Twitter @yeahmahasiswa, Jumat (2/12/2017), postingan ini mendadak mencuri perhatian netizen.

      Postingan ini telah diretweet 251 kali hingga berita ini diturunkan, Selasa (5/12/2017).

      Netizen pun berkomentar beragam soal surat cinta Kids Jaman Now ini.

      Netizen menyarankan bocah ini sebaiknya belajar menulis dulu yang benar baru belajar nulis surat cinta.

      @_boodeng: "Kalah ama bocah"

      @Riskakokom: "Jirr.. nulis ejaan aja masi kebalik haha"

      @connyyhl: "Diawali assalamu'alaikum, diakhiri wa'alaikumsalam. Laah jawab salam sendiriii"

      @putrimaesa: "Duh dek nulis aja masih awut-awutan udah main tembak-tembakan aja loh :(("

      Sumber : tribunnews.com

      Demikian berita terkini yang dapat mendikbudku.com sampaikan, silakan dishare.

      Selasa, 05 Desember 2017

      CEDERAI PENDIDIKAN NTT, PENA BALI PROTES MENDIKBUD MUHADJIR EFFENDY

      Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabbarakatuh

      Selamat Pagi

      Mendikbudku.com - Puluhan wartawan asal NTT yang tergabung dalam Komunitas Pena NTT Bali protes keras dengan pernyataan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy terkait dengan isi pemberitaan yang dimuat di Jawa Pos edisi 4 Desember 2017.

      Sebelumnya, Mendikbud menyebut, berdasar survei Program for International Students Assesement (PISA), kualitas pendidikan RI masuk ranking paling bawah.

      dunia pendidikan ntt, mendikbud muhajir effendy, pena bali
      Gambar Ilustrasi

      Mendikbud menyebut jika sampel dari survei itu adalah siswa-siswi asal NTT. Dalam berita itu ada kutipan langsung, “Saya khawatir yang dijadikan sampel Indonesia adalah siswa-siswa dari NTT semua”.

      Ketua Pena NTT Bali Emanuel Dewata Oja mengatakan, kalimat langsung ini sejatinya terbentuk dari mindset seorang menteri bahwa orang dari NTT itu bodoh semua.

      Pernyataan itu, kata dia, telah melukai hati orang NTT. Bukan hanya orang di NTT, tetapi melukai hari orang NTT yang ada di seluruh Indonesia, bahkan seluruh dunia.

      “Sebagai seorang menteri dan apalagi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, seharusnya pernyataan seperti itu tidak perlu disampaikan di depan publik tanpa data yang benar,” tutur Edo – sapaan akrabnya, di Denpasar, kemarin.

      Apakah benar bahwa PISA melakukan survei di NTT, ataukah survei dari berbagai daerah di Indonesia. Ini menjadi pertanyaan besar karena seorang menteri menyampaikan data PISA secara tidak jelas.

      “Kami meminta agar Pak Menteri yang terhormat segera mengklarifikasinya,” ujarnya. Menurut Edo, masyarakat NTT yang ada di Bali meminta Menteri Muhadjir Effendy memberi penjelasan.

      “Kami berharap Bapak Presiden segera mengambil tindakan tegas. Dan kalau bisa dicopot karena melukai masyarakat NTT dan dunia pendidikan NTT,” ujar pengurus inti Pena NTT.

      dunia pendidikan ntt, mendikbud muhajir effendy, pena bali

      Ambros Boli Berani sebagai salah satu pengurus Pena NTT mengatakan, memang benar secara kuantitatif mutu pendidikan NTT masih rendah.

      Namun secara kualitatif, banyak juga orang NTT yang menduduki posisi penting di negeri ini. Banyak menteri dari zaman ke zaman juga diisi orang NTT.

      Sebut saja nama-nama seperti Frans Seda (Mantan Menteri Perkebunan dan Dubes Belgia era  Soekarno hingga Soeharto), Sony Keraf (Menteri Lingkungan Hidup era Megawati),

      Adrianus Moi (Gubernur Bank Indonesia era Soeharto), Jakob Nuwa Wea (Menakertrans era Megawati), Saleh Husin (Mantan Menteri Perindustrian era Jokowi), dan Nafsiah Mboy (Menteri Kesehatan era SBY).

      Belum lagi beberapa staf ahli. Seperti Komjen (Purn) Gories Mere. Orang-orang ini berjasa dalam pemberantasan terorisme di Indonesia.

      Banyak lagi orang NTT yang berjasa di negeri ini yang namanya tidak dikenal. Ia juga menyebut bahwa banyak juga guru besar, profesor, yang mengabdi di berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

      Banyak juga tokoh pers dan pemimpin redaksi di berbagai media di Indonesia. Pengurus senior Pena NTT Apolo Daton mencurigai jika Menteri Muhadjir Effendy tidak mempertimbangkan apa yang diucapkannya.

      “Kalau Pak Muhadjir mengatakan orang NTT itu bodoh, itu ibarat membuang ludah ke langit dan menepuk air di dulang. Toh Pak Muhadjir adalah seorang menteri.

      Kalau orang NTT itu bodoh, menteri juga harus dievaluasi. Ini tanggungjawab siapa. Menteri Pendidikan yang bertanggungjawab terhadap kualitas pendidikan di NTT,” ujarnya.

      Ia menduga jika kemiskinan dan kebodohan NTT menjadi bahasa proposal lalu dijadikan bahan untuk bargaining di tingkat nasional dan dunia.

      "Saya kecewa seorang Muhadjir Effendy yang saya anggap sebagai tokoh pendidikan justru mendiskriminasi pendidikan NTT. Jadi Menteri ini harus dicopot," ujarnya.

      Sumber : jawapos.com

      Demikian berita terkini yang dapat mendikbudku.com sampaikan, silakan dishare.

      Sabtu, 02 Desember 2017

      ASTAGA ! ANAK GAGAL UJIAN, ORANG TUA TEGA SERANG GURU SECARA BRUTAL HINGGA MASUK RUMAH SAKIT

      Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabbarakatuh

      Selamat Malam

      Mendikbudku.com - Guru memang memiliki peranan penting bagi pendidikan anak di sekolah.

      Tak hanya guru, orangtua juga berperan penting dalam kelanjutan belajar anak.

      Orangtua berkewajiban membimbing dan mengajari saat anak sedang belajar.

      Astaga! Anak Gagal Ujian, Orangtua Tega Serang Guru secara Brutal hingga Masuk Rumah Sakit
      Gambar Ilustrasi

      Jika si anak mengalami hambatan dalam belajar dan mendapatkan hasil yang kurang memuaskan, orangtua juga harus mengkoreksi diri.

      Karena hal tersebut tidak melulu kesalahan dari sang guru.

      Namun, tampaknya hal tersebut tak berlaku bagi orangtua asal Cina ini.

      Dilansir dari Next Shark, Selasa (28/11/2017), seorang guru Sekolah Menengah Shuikoushan, Yongzhou, Cina dirawat di rumah sakit karena mendapat serangan dari orangtua murid.

      Orangtua murid tersebut tak terima karena anak laki-laki mereka gagal dalam ujian Bahasa Cina.

      Anak laki-laki tersebut hanya mendapatkan nilai 3 dari skor maksimal 100.

      Karena mendapat nilai kurang, sang gurupun mengkritik si anak.

      Berawal dari kritikan inilah orangtua anak tersebut akhirnya memukul sang guru hingga terluka parah.

      Akibat perbuatannya, orangtua itu dibawa ke kantor polisi untuk menjalani penyelidikan lebih lanjut.

      Sayangnya, sampai saat ini belum diketahui identitas dari orangtua dan guru tersebut.

      Informasi yang diperoleh hanyalah nama belakang sang guru, yaitu Jiang.

      Jiang merupakan guru pengawas di Sekolah Menengah Shuikoshan.

      Sampai berita ini diturunkan, investigasi masih berlanjut.

      Sumber : tribunnews.com

      Demikian berita terkini yang dapat mendikbudku.com bagikan, semoga bermanfaat.

      Rabu, 29 November 2017

      BUKAN DRAMA SETNOV, TIANG LISTRIK SELAMATKAN NYAWA 28 SISWA SD

      Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabbarakatuh

      Selamat Malam

      Mendikbudku.com - Tiang listrik sempat menjadi objek berita utama beberapa waktu lalu setelah ditabrak mobil yang mengangkut tersangka KPK Setia Novanto (Setnov). Peristiwa yang serupa terjadi di Kota Malang. Tiang listrik berhasil menyelamatkan nyawa 28 siswa sekolah. 

      Siang ini (29/11/2017) sekitar pukul 14.00 bus sekolah TK-SD Negeri Model Kota Malang mengalami rem blong saat melintas di Jalan Mayjen Sungkono. Tepatnya, turunan sebelum Jembatan Kedungkandang. Bus yang tengah membawa anak-anak pulang sekolah, melaju dari arah selatan ke utara atau dari arah sekolah di daerah Tlogowaru ke arah Sawojajar. 

      Bus pengangkut siswa milik SD Negeri Model Kota Malang yang mengalami kecelakaan dan menabrak tiang listrik hingga roboh di Jalan Mayjen Sungkono, Kota Malang, Rabu (29/11/2017)
      Gambar Ilustrasi

      "Tadi kondisinya rem mendadak blong, sulit diatasi dan dalam kondisi jalan menurun. Akhirnya saya pilih banting kiri, kalau lurus makan (menghantam) motor banyak sekali," ujar Bambang Hari, pengendara bus.

      Konsekuansi dari pilihan itu, bus menabrak satu tiang listrik dan satu tiang jaringan telekomunikasi yang menyebabkan keduanya ambruk.

      Kondisi bus juga ringsek di bagian depan akibat benturan yang terjadi. Kaca depan pecah dan berserakan di sekitar lokasi, ditambah muka bus yang pesok. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka akibat kecelakaan tersebut.

      "Alhamdulillah selamat semua. Tadi kondisinya penuh, ngangkut 28 anak," terang pria paro baya itu. 
      Bambang mengungkapkan, para siswa sempat panik dan histeris saat rem blong. Bus bernopol N 7316 C tersebut mengangkut siswa SD mulai kelas 1 hingga kelas 6. "Anak-anak sempat histeris. Berdoa, nyebut Allah semua," terangnya.

      Namun tindakan cepat yang dilakukan dengan membanting setir, menyelamatkan rombongan tersebut dari kemungkinan yang lebih parah. Sebab di ujung turunan tersebut terdapat jembatan yang melintas di atas aliran Sungai Bango. "Ini rute harian, dari sekolah di Tlogowaru ke Araya. Biasanya berhenti di beberapa titik jemput," tutur Bambang.

      Dia menerangkan, kondisi kendaraan dari sekolah baik-baik saja. Bahkan pada pagi harinya juga masih digunakan untuk menjemput para siswa. "Kejadiannya mendadak. Dari sekolah lancar, tapi saat masuk turunan, tidak bisa nahan dan anginnya hilang. Karena ini jenis merci kan remnya bergantung angin, kalau sudah merah ya nggak bisa. Blong," urainya. 

      Bambang mengakui bahwa sebelum digunakan tidak ada pengecekan khusus yang dilakukan. Sebab, selama ini tidak ada kendala yang berarti. Dia menjelaskan bahwa armada tersebut sudah berusia sekitar 28 tahun. "Bus-nya keluaran tahun 1989, kalau digunakan di sekolah mulai 2008 setelah dihibahkan oleh pemkot," jelasnya. 

      "Perawatannya juga pasti, terakhir tiga bulan lalu uji KIR. Termasuk rem, semua karena uji KIR kan semua komponen kendaraan," tambahnya. Bambang bersyukur karena kejadian yang berlangsung cepat itu tidak menimbulkan korban jiwa.

      Sementara itu, salah satu perwakilan sekolah Rudi mengungkapkan bahwa anak-anak sudah langsung dievakuasi menggunakan mobil sekolah dan kendaraan guru-guru. "Sudah, saat ini proses diantarkan ke rumah masing-masing," terang Rudi. 

      Dirinya tidak menyangka ada kejadian tersebut, namun pihak sekolah bersyukur tidak ada siswa yang terluka. "Untuk besok dan sementara waktu, siswa bisa diantar orang tua terlebih dahulu atau menggunakan mobil sekolah," ujarnya. 

      Kejadian tersebut membuat para oranng tua panik. Priyadi misalnya, dia mencari keberadaan putranya, Dedik. "Anak saya kelas empat, setiap hari memang naik bus ini," ujar pria yang tinggal di Graha Pelita, Asrikaton itu. 

      Priyadi mengetahui kalau bus yang mengangkut anaknya kecelakaan sekitar pukul 14.30. Dia tengah menunggu di titik penurunan di Sawojajar. "Biasanya bus sampai sekitar jam dua (14.00) tapi tadi kok nggak datang-datang. Malah dapat info ada kecelakaan ini," tuturnya. 

      Sumber : jatimtimes.com

      Demikian berita terkini yang dapat mendikbudku.com bagikan, semoga bermanfaat.

      Selasa, 28 November 2017

      MIRIS ! PENELITIAN PELAJAR SMA INI 11 KALI DITOLAK DI INDONESIA, SEKARANG MALAH DIUNDANG GOOGLE

      Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabbarakatuh

      Salam Sejahtera. 

      Mendikbudku.com - Berita terkini seputar perkembangan dunia pendidikan di tanah air kembali kami bagikan secara aktual kepada seluruh rekan pengunjung yang berbahagia dimanapun berada.

      Cristopher Farrel Millenio Kusuma, pelajar SMAN 8 Yogyakarta, mendapat undangan dari perusahaan kelas dunia Google.

      Miris! Penelitian Pelajar SMA Ini 11 Kali Ditolak di Indonesia, Sekarang Malah Diundang Google
      Gambar Ilustrasi

      Farrel berhasil menciptakan penelitiannya tentang  "Data Compression using EG and Neural Network Algorithm for Lossless Data", yang membuat dirinya diundang oleh Google untuk mempresentasikan gagasannya di Mountain View, California.

      Penelitian tersebut metodenya menggunakan saraf tiruan untuk mencari pola pada data.

      Farrel merupakan satu-satunya siswa SMA di Indonesia yang proposal karyanya lolos dan diundang oleh Google.

      Sebelumnya, sejak tahun 2016 Farrel telah mengajukan penelitiannya dengan judul yang sama sebanyak 11 kali di berbagai ajang kompetisi di Indonesia.

      Namun judul penelitian tersebut ditolak.

      Farrel kemudian iseng-iseng untuk mengajukan judul yang ditolak di Indonesia tersebut ke Google.

      Ia tak menyangka dirinya mendapat undangan melalui email dari Google untuk mempresentasikan karyanya.

      Menurutnya, menyerah adalah kesalahan terbesar dalam hidup.

      "Pantang menyerah adalah anugerah terindah dalan hidup," kata dia.

      Ia pun mengaku mendapatkan pengalaman luar biasa selama di markas Google di California.

      Di luar negeri, tuturnya, orang saling bertukar ide dan mereka tidak takut jika ide mereka diambil.

      "Untuk apa memiliki ilmu yang banyak tapi saat kita mati tidak berguna untuk dunia ini. Lebih baik ilmunya diberikan kepada orang lain," tuturnya menirukan pesan pada saat diskusi di California.

      "Maka saya ingin berbagi ilmu yang saya dapatkan akan saya bagikan ke orang lain," Imbuhnya.

      Sumber : tribunnews.com

      Demikian berita terkini seputar pendidikan yang dapat mendikbudku.com bagikan, semoga bermanfaat.

      Minggu, 26 November 2017

      VIRAL ! 2 BOCAH YATIM PAITU TIDUR DI POM BENSIN GALUR, TERNYATA...

      Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabbarakatuh

      Selamat Siang

      Beredar unggahan foto di media sosial Facebook hingga viral yang berisikan dua bocah sedang tertidur di dalam ruangan ATM tepatnya di SPBU Galur, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.

      Dari unggahan foto tersebut, pemilik akun bernama Hendra Saputra menjelaskan bahwa ada dua anak berusia tujuh dan empat tahun yang seringkali tidur di sana.

      Hasil gambar untuk berita viral 2 bocah yatim piatu yang tidur di atm
      Gambar Ilustrasi

      Di dalam unggahan tersebut tertulis:

      "Mereka yatim piatu. Ayah dan Ibu nya meninggal karena sakit, sekarang mereka hanya berdua hidup di kota besar Jakarta. 

      Sehari hari mereka memulung botol bekas dan kardus untuk makan sehari hari. 

      Sedih lihatnya.

      Source: Maulana Ishak"

      Saat Kompas.com menyambangi SPBU Galur, salah satu operator SPBU, Topan Hidayat (21), membenarkan seringkali ada anak-anak jalanan yang tidur di pelataran SPBU.

      "Di sini memang sering ada anak kolong jembatan yang tidur, saya juga lihat ada yang jadi viral. Tapi saya kurang tau yang viral itu siapa," ujar Topan saat ditemui di SPBU Galur, Jakarta Pusat, Senin (16/10/2017).

      Ia menjelaskan, selama sepekan kebelakang, Topan bekerja di waktu shift malam. Namun, tidak melihat ada anak kecil yang tertidur di sekitaran SPBU.

      Topan mengatakan, pada Minggu (15/10/2017) kemarin, ada beberapa petugas dari Dinas Sosial yang juga menanyakan hal yang serupa.

      Dihubungi secara terpisah, Kepala Seksi Promosi dan Informasi Dinas Sosial DKI Jakarta, Miftahul Huda membenarkan bahwa Petugas Pelayanan, Pengawasan dan Pengendalian Sosial (P3S) Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat telah menelusuri keberadaan dua anak yang viral tersebut.

      "Ketika ada laporan, Minggu pagi kita tindak langsung. Tapi karena pagi, anaknya ternyata sudah tidak ada (di SPBU). Akhirnya tanya warga sekitar, dan ternyata kedua anak tersebut emang orang situ (Galur)," ujar Miftahul kepada Kompas.com.

      Adapun kedua anak tersebut masih memiliki kedua orangtua dan tinggal di daerah Kota Paris RT01/RW06, Galur, Jakarta Pusat.

      Miftahul mengatakan, keduanya bukanlah kakak beradik, melainkan dari orangtua yang berbeda. Gusti (4) merupakan anak dari Alex dan Wiwin, sementara, Fitri (7), orangtuanya bernama Yana dan Abdul Qodir.

      Dia menjelaskan, dari pengakuan kedua bocah tersebut, alasan tidur di dalam ruangan ATM, karena sedang menunggu orangtuanya.

      "Kalau pengakuan dari kedua anak itu, katanya capek nunggu karena orangtuanya pulang malam. Pekerjaan orangtuanya itu ada yang menjadi pengamen dan juru parkir. Kalau soal mengarang cerita, itu modelnya biasanya untuk menambah keibaan," kata Miftahul.

      Lalu, setelah mendapatkan informasi mengenai tempat tinggal dua bocah tersebut berada di kost yang sama, kata Miftahul, petugas mendatangi rumah kedua bocah dan memberikan edukasi pada orangtua. Edukasi yang dimaksudkan adalah agar orangtua bisa menjaga anak-anaknya dan tidak dieksploitasi orang lain.

      Usai diberikan edukasi, kata Miftahul, kedua bocah dan para orangtuanya berjanji tak akan mengulangi hal tersebut.


      Sumber : kompas.com

      Demikian berita terkini yang dapat kami bagikan, semoga bermanfaat.

      Follow Me

      Popular Posts