Rabu, 06 Desember 2017

KISAH IBU INI JADI PERINGATAN UNTUK IBU LAINYA, JANGAN BIARKAN BAYINYA DICIUM ORANG SEMBARANGAN

Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabbarakatuh

Selamat Sore

Mendikbudku.com - Bayi memang terlahir lucu dan menggemaskan. Karena itulah para orang dewasa amat senang menjahili bayi.

Pipi bayi yang tembab terkadang menjadi sasaran cubitan.

Selain itu, wajah bayi yang imut juga membuat orang dewasa tak tahan untuk tidak mencium.

Kaki Ostiano si bayi
Gambar Ilustrasi

Namun, seorang ibu bernama Christa Leandra Valdez membagikan kisah tak mengenakkannya tentang bayinya yang sering dicium orang sembarangan.

Karena dicium orang, bayinya mengalami infeksi kulit yang mengerikan.

Melalui Facebook, Christa Leandra Valdez pun memperingati ibu-ibu lain agar waspada terhadap siapapun yang berniat mencium bayinya, meski orang itu adalah keluarga sekalipun.

Christa pun mengakui betapa sulitnya memantau dan menjaga bayinya untuk tidak disentuh orang lain.

Meski ia sudah berkata jangan, tapi orang-orang di sekitarnya tetap merasa gemas dengan si bayi dan menciumnya.

Suatu hari, timbul ruam merah pada jempol kaka bayinya, Ostiano.

Awalnya Christa mengira ruam itu akan segera hilang, tapi ternyata malah melepuh.

Bahkan, lepuhan di jempol makin hari makan parah.

Lama kelamaan luka itu menjadi borok yang menyakitkan.

Christa pun membawa bayinya ke lima dokter di 3 dokter yang berbeda selama 4 hari.

Tiap dokter pun mendiagnosis bayinya dengan penyakit yang sama, yaitu Herptic Whitlow (Herpes Tipe 1).

Melansir EliteReaders, Christa berkata:

"Tiga dokter pertama tidak bisa menyatakan dengan pasti apa yang terjadi pada jempol anakku.

Herptic Whitlow biasnya terlihat di tangan dan mulut."

Akan tetapi, Ostiano tak memiliki ruam atau luka di tangan dan mulutnya.

Christa kemudian membawa bayinya ke rumah sakit anak.

Di sana, ia dijelaskan bahwa bayinya terkena virus dari orang yang terinfeksi yang kemudian mencium Ostiano di mulut.

Bayi itu mungkin memasukkan tangannya ke mulut dan menyentuh jempolnya.

Ostiano juga punya luka di kakinya, yang mungkin menjadi jalan masuk virus ke dalam tubuh.

Beruntung, herpes di kaki Ostiano sembuh dalam tiga minggu.

Selain memperingati ibu-ibu untuk terus memantau bayinya, Christa juga memberi pengertian pada orang lain bahwa ibu yang cerewet anaknya tak mau disentuh bukan karena ibu itu pelit, tapi ia hanya ingin melindungi bayinya.

Sumber : tribunnews.com

Demikian berita terkini yang dapat mendikbudku.com sampaikan, silakan dishare.

0 komentar:

Posting Komentar

Follow Me

Popular Posts