Senin, 13 November 2017

SELEKSI CPNS TAHUN 2018 DIBUKA BESAR-BESARAN DI DAERAH

Kabar gembira bagi peserta yang tidak lolos seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2017, pasalnya, pemerintah akan kembali membuka lowongan CPNS daerah secara nasional pada 2018 mendatanng. 

Formasi CPNS 2018 tersebut khusus untuk kabupaten/kota.


Hal tersebut dibenarkan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Asman Abnur di Makassar. 

"Tahun depan kita buka, tahun 2018, untuk daerah, per kabupaten dan provinsi," katanya dikutip dari Antara, Senin (13/11/2017).

Menurut Menteri Asman Abnur, penerimaan CPNS akan disesuaikan dengan usulan dari bupati dan gubernur sesuai dengan kompetensi bidang apa saja yang ingin dikembangkan di daerah.

"Jangan bidang pertanian misalnya yang ingin kita kembangkan, tetapi tidak punya pegawai di bidang pertanian," tuturnya.

Menteri Asman berharap Pemda dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) benar-benar mengkaji kebutuhan pegawainya dengan baik sebelum mengusulkan formasi yang dibutuhkan.

Sementara terkait dengan jumlah CPNS yang akan diterima, Menteri Asman mengatakan, sedang memperhitungkan jumlah penerimaan yang sesuai dengan kemampuan keuangan negara.

"Termasuk salah satu syarat, pemerintah daerah belanja pegawainya tidak boleh lebih dari 50 persen," jelasnya.

Tahapan seleksi CPNS 2018 akan dimulai setelah tahapan penerimaan CPNS gelombang II tahun 2017 selesai dilaksanakan. Namun, Menpan Asman sendiri berharap agar perekrutan CPNS daerah ini dilakukan secepatnya.

Selain itu, Menteri Asman belum memastikan apakah tahapan CPNS 2018 khusus daerah ini digelar serentak atau terpisah.

Jika merujuk pada pendaftaran CPNS 2017 dua gelombang, berkas yang harus disiapkan antara lain:
1. Fotokopi KTP;
2. Fotokopi ijazah dan transkrip nilai yang telah dilegalisir;
3. Surat keterangan akreditasi dari BAN PT;
4. Pas foto terbaru ukuran 4cm x 6cm sebanyak 4 lembar dengan latar belakang merah;
5. Khusus untuk formasi tamatan SLTA/sederajat dan D-III, berkas ini yang diperlukan:
- Materai Rp 6.000;
- Fotocopy KTP;
- Fotocopy Ijazah/STTB;
- Fotocopy Ijazah SD;
- Fotocopy Ijazah SLTP;
- Fotocopy Ijazah SLTA.

(sumber: Liputan6.com)

0 komentar:

Posting Komentar

Follow Me

Popular Posts